Home Hardware Tips Cara Memilih Power Supply yang Baik dan Benar agar Awet

Tips Cara Memilih Power Supply yang Baik dan Benar agar Awet

SHARE
Tips Cara Memilih Power Supply yang Baik
Tips Cara Memilih Power Supply yang Baik – Salam IT Newbie, Dalam menentukan psu atau power supply tidak lepas dari sebuah hardware yang dapat dibeli, power supply apa pun yang digunakan dan  dicocokkan dengan komposisi hardware yang digunakan.
Biasanya sobat akan membuat sebuah pertimbangan yaitu:
Menggunakan hdd apa ?
Menggunakan prossesor apa ?
Menggunakan gpu apa ?
Menggunakan mainboard apa ? 
Sebelum saat lebih jauh lagi tidak salahnya kan kita pelajari spesifikasi dari power supply itu sendiri, pepatah katakan “jangan beli kucing dalam karung”. apa saja yang ada dalam power supply? 
Dalam tutorial sebelumnya IT Newbie pernah membahas tentang  Tips Cara Mengecek Kerusakan pada Power Supply Komputer dan Tips Ampuh Cara Mereset Bios Motherboard

Namun kali ini IT Newbie akan bahas tentang cara memilih power supply yang baik untuk komputer sobat semua, langsung saja akan kita bahas seperti berikut ini :

Komponen perangkat keras komputer membutuhkan sebuah arus searah pada tegangan spesifik untuk beroperasi dengan normal. tetapi kemampuan yang keluar dari soket yaitu tegangan tinggi arus bolak balik. catu daya tegangan listrik ini memerlukan ac tinggi, umumnya baik 100v – 120v atau 200- 220v serta mengkonversinya ke dc dengan tegangan rendah yang dipasok ke beragam sebuah komponen hardware. ada tiga tegangan utama pada sebuah unit power supply yakni sediakan voltase +5 vsb rel. lengkapnya yaitu:
(lihat gambar)

Tips Cara Memilih Power Supply yang Baik

1. 12 volt
power supply pada masa saat ini telah berikan voltase ini. perihal ini dikarenakan gpu serta cpu, rata-rata dua customer terbesar di computer mengunakan 12v.

2. 5 volt
5v dipakai untuk daya beragam komponen perangkat keras layaknya port usb, cd serta dvd drive, sebagian hard drive, serta floppy drive. 5v dipakai untuk jadi factor yang amat penting dalam power supply namun 12v saat ini tambah lebih penting.

Baca :   Cara Memperbaiki Flashdisk yang Rusak Tidak Bisa Diformat, Error Work!

3. 3, 3 volt
3. 3v dipakai untuk daya sebagian komponen yang lebih kecil pada computer layaknya chip logika/chipset. umumnya dihasilkan dari turunan 5v, bermakna nilai keseluruhan kapasitas 3. 3v tambah lebih tinggi dari pada output aktual bila 5v itu dipakai.

Efisiensi
Efisiensi yaitu rasio pada output yang bermanfaat pada perangkat konversi daya serta input perumpamaan.. sesuatu computer mengonsumsi daya 250w yang terserap dari tembok( pln ) 300w.. lantas efisiensinya lebih kurang 83%.

Efisiensi dapat merasa pada rekening tagihan listrik semakin tinggi efisiensi.. computer kalian dapat menyerap daya yang lebih kecil
perumpamaan :

  • psu 400w a efisiensi pada sebuah daya 200w yaitu 75%
  • psu 400w b efisiensi pada sebuah daya 200w yaitu 83%

Efisiensi yaitu berapakah daya yang di ambil dari tembok rumah kita ( ac ) untuk mengeluarkan sebuah jumlah output di psu ( dc ). langkah kalkulasi efisiensi yaitu jumlah daya yang di pakai psu dibagi dengan persentase efisiensi, maka mari kita akan kalkulasi :
psu a 200w/75% = 266w
psu b 200w/83% = 240w
Lantas kesimpulannya psu b lebih irit listrik, dikarenakan untuk output 200w daya listrik yang di ambil dari rumah kita yaitu 240w, di mana psu a untuk output daya 200w memerlukan 266w.

Semoga tutorial Tips Cara Memilih Power Supply yang Baik dapat menambah wawasan untuk sobat semua.
Salam IT Newbie..

SHARE

Leave a Reply